Postingan

Saat Uang Kertas Masih Bernilai 1 Digit: Babak Demokrasi Terpimpin

Gambar
Assalamualaikum wr.wb Salam Sejarah! Akhirnya setelah sekian lama tidak menulis akibat lika-liku kehidupan, saya kembali ingin mengulas  jejak peradaban Republik Indonesia, yaitu Rupiah.  Bayangkan sebuah masa ketika selembar uang kertas, bukan koin, bisa bernilai "Satu Rupiah" atau "Dua Setengah Rupiah". Hari ini, nominal itu terdengar seperti dongeng. Namun, lembaran-lembaran ini adalah artefak nyata dari salah satu babak paling formatif sekaligus penuh badai dalam sejarah Indonesia: era Demokrasi Terpimpin (1959-1965). Uang-uang ini bukan sekadar alat tukar; mereka adalah kanvas kecil yang melukiskan cita-cita, perjuangan, dan ironi sebuah bangsa yang sedang membara. Memasuki era 1960-an, Indonesia berada di bawah komando Presiden Soekarno yang karismatik. Semangat anti-imperialisme (Nekolim) sedang berapi-api, proyek-proyek "mercusuar" seperti Monas dan Gelora Bung Karno dikebut untuk menunjukkan kebesaran bangsa, dan politik Trikora serta Dwikora meng...

Riwayat Pabrik Gula Colomadu Karanganyar

Gambar
  Pabrik Gula Colomadu koleksi KITLV Assalamualaikum wr. wb. Salam Sejarah! Kepada para pembaca sekalian yang kerap melintasi Jalan Adi Sucipto, Malangjiwan,  Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar pasti tidak asing dengan bangunan tua bernama Pabrik Gula Colomadu, ya memang bangunan ini menjadi ikon tersendiri bagi daerah Colomadu. Sejarah Surakarta khususnya Colomadu tak bisa dilepaskan dari Pabrik Gula ini. Jatuh bangunnya pabrik ini menjadi kisah menarik tersendiri sejak pendiriannya pada 1861 oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya/ K.G.P.A.A. Mangkunegoro IV, Adipati Mangkunegaran. Kini Pabrik Gula Colomadu tidak lagi berproduksi sejak 1 Mei 1998 karena kesulitan mencari bahan baku (tebu). Sempat mangkrak belasan tahun hingga tahun 2017 direvitalisasi kembali oleh pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Perevitalisasian tersebut menimbulkan kontra bagi pemilik sah dari pabrik tersebut, K.G.P.A.A. Mangkunegoro IX. Dilansir dari puromangkunegaran.com ...

Uang Kertas Dengan Nominal Terkecil : Seri Sukarelawan 1964

Gambar
   Uang Kertas Dengan Nominal Terkecil : Seri Sukarelawan 1964 formasi lengkap uang Seri Sukarelawan tahun 1964 Assalamualaikum wr.wb. Salam Sejarah. kepada para pembaca sekalian, kali ini saya ingin mengajak Anda untuk mengingat kembali sejarah Indonesia, khususnya mata uang yang pernah beredar di Indonesia. Ialah uang kertas seri sukarelawan Dwikora yang  dicetak pada tahun 1964.  Uang kertas seri ini adalah uang kertas bernominal terkecil yang pernah dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Seri ini terdiri dari pecahan 1 sen, 5 sen, 10 sen, 25 sen, dan 50 sen (1 sen = 0,01 rupiah).  Uang kertas seri tersebut bergambar seorang petani, Sukarelawati dan Sukarelawan. Mencerminkan program politik Dwikora zaman Presiden Soekarno dalam rangka konfrontasi dengan Malaysia (yang dianggap sebagai negara boneka Inggris). Uang kertas seri tersebut ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia Jusuf Muda Dalam dan Direktur BI Hertatijanto. Serta dicetak oleh P.N. Pertjetakan Kebajo...

Jalur yang Terlupakan : Yogyakarta - Palbapang

Gambar
  Jalur Yang Terlupakan : Yogyakarta - Palbapang

Jejak Jalur Lori Pabrik Gula Jenar

Gambar
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh. Salam sejarah.  Halo para pembaca , kali ini saya akan menunjukan hasil penelusuran bekas jalur kereta api tebu (biasa disebut lori ) Pabrik Gula Jenar yang sudah tutup sekira 90 tahun yang lalu. Penelusuran ini dilakukan oleh kawan saya Mas Aryo, Mas Burhan, dan Mas Dzaki. Kita ketahui pada postingan sebelumnya bahwa Pabrik Gula Jenar merupakan salah satu pabrik yang cukup besar di kawasan Jawa Tengah, ini membuat jaringan jalur rel kereta api tebu ( lori ) cukup panjang dan menyebar ke seluruh daerah perkebunan di Purworejo. Atas seizin Mas Dzaki, saya akan memposting bekas-bekas jalur lori tersebut, hanya saja rel besi ataupun bekas wesel sudah tidak dapat ditemukan lagi.   Berikut foto peninggalan jalur lori tersebut pondasi dengan 1 pelengkung dekat dengan stasiun montelan : 7°45'05.5"S 109°57'00.4"E Kec. Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54171 https://goo.gl/maps/UdbngLVK13Pw223GA   ...

Menelusuri Kejayaan Pabrik Gula Jenar Purworejo

Gambar
Menelusuri Kejayaan Pabrik Gula Jenar Purworejo Pabrik Gula Jenar       Assalamualaikum wr. wb. Salam sejarah . Selamat datang di blog kami, pada laman kali ini kita akan membahas serta mengupas salah satu sejarah yang hilang termakan oleh waktu di Kabupaten Purworejo. Ialah Pabrik Gula Plandi atau disebut Pabrik Gula Jenar (Karena orang lebih mengenal Desa Jenar ketimbang Plandi). Satu-satunya pabrik gula yang pernah berdiri di Kabupaten Purworejo. Kabupaten Purworejo ialah sebuah kabupaten di selatan Provinsi Jawa Tengah yang cukup subur serta  kaya akan sumber daya alam, terutama tanaman padi. Pada masa pemerintahan kolonial Purworejo dikenal sebagai penghasil tebu. Hal ini dilakukan oleh Belanda akibat sistem tanam paksa ( culture stelsel ) yaitu dengan mewajibkan lahan pertanian untuk menanam tanaman yang bernilai jual tinggi, salah satunya tanaman tebu. Untuk mengolah tebu tersebut menjadi gula, dibutuhkan sebuah pabrik gula, ...

Ragam gerak tari Dolalak dan Gambiranom

Gambar
Ragam Gerak tari Dolalak dan Gambiranom: foto oleh :  https://myimage.id Dalam menarikan tari dolalak dan gambiranom ada beberapa ragam gerak yang memiliki ciri khas yang berbeda beda, gerak apa saja itu ?  berikut ulasannya : 1.       Jengkeng yaitu dengan posisi kaki kanan diduduki dan kaki kiri dibuk selebar bahu dengan badan tegak. 2.      Sembahan adalah gerakan yang bertujuan memberikan salam kepada orang yang menyaksikannya. 3.      Hoyog yaitu gerakan badan yang dicondongkan kesamping kanan atau kiri dan kedua lutut sedikit ditekuk. 4.      Entrag adalah mengentakkan badan kebawah berkali-kal seolah mengeper. 5.      Menthang yaitu meluruskan tangan kesamping. 6.      Panggel adalah mengadu pangkal kedua pergelangan tangan. 7.      Nyekithing yaitu ujung jari tengah berhimpitan dengan ujung ibu jari membentuk lingkaran. 8.  ...